"... a centre of classical Javanese fine art and culture such as batik, ballet, drama, music, poetry, and puppet shows." (wikipedia)

27 April 2013

Nyamankah Lalu-Lintas di Jogja?

Penduduk dan pengunjung Kota Jogja dan kabupaten-kabupaten sekelilingnya, yang masih merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta, patut bersyukur bahwa pemeliharaan dan peningkatan fasilitas jalan mendapat perhatian sangat besar dari pemerintah. Hal ini dapat dipahami berkaitan dengan ketergantungan yang sangat besar terhadap pariwisata, sehingga sarana jalan merupakan hal yang sangat vital dan diprioritaskan.


Tetapi pertanyaan tentang nyaman dan tidaknya lalu-lintas di jalan sekitar Jogja, akan dijawab bermacam versi, tergantung rasa dan pandangan masing-masing pengguna jalan raya. Mereka yang mengalami kemacetan setiap pergi ke kantor atau sekolah setiap pagi, mungkin akan mengeluhkan keadaan tersebut. Motor dan mobil bersaing menuju tempat tujuan, tak jarang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Pula kedisiplinan pengguna kendaraan masih belum merata.

Meski demikian, jika dibandingkan kabupaten lain yang memiliki begitu banyak jalan rusak dan membahayakan, mungkin sepatutnya pengguna jalan di Jogja lebih bersyukur. Kepadatan yang terjadi merupakan akibat yang wajar karena banyaknya kendaraan yang jauh melebihi kapasitas jalan. Itu pun sebenarnya tak berlangsung sepanjang hari, hanya di waktu-waktu pergi dan pulang kantor/sekolah saja. Malam hari, sebagian jalan malah sangat lengang.

Jogja masih sangat layak untuk digunakan tempat bersepeda, dan masih nyaman untuk dilintasi. Tingkat kenyamanan yang diidamkan, akan sangat dipengaruhi pula oleh moda transportasi yang digunakan. Jika mampu menggunakan mobil seperti pada foto diatas, atau ferrari sport yang juga pernah melintas disini, tentu kenyamanan tak harus terlalu dikeluhkan lagi...


 
© 2012 - 2014 around-Jogja | p580#yzk | about us | disclaimer | contact us